blog counter






  • Asongan Kebab : Suze Marie
  • Tukang Jagung Brondong : Ida
  • Juru Sobek Karcis : Yuli Bean
  • Centeng : Sitorus
  • Petugas Kebersihan : Mina





  • Bioskop Ferina
  • Bioskop Panas!
  • Bioskop Reygreena




  • Blogger

    FinalSense

    Amazon

    Yahoo

    Ebay



  • Loket 1 : Antie
  • Loket 2 : Jody
  • Loket 3 : Kobo
  • Loket 4 : Perca
  • Loket 5 : Qyu
  • Loket 6 : Tanzil
  • Calo Tiket





  • RAYYA CAHAYA DI ATAS CAHAYA (2012)

    MAMA CAKE (2012)

    THE AMAZING SPIDER-MAN (2012) Marc Webb  A...

    LEWAT DJAM MALAM (1954)

    SANG PENARI

    SNOW WHITE AND THE HUNTSMAN (2012)

    SOEGIJA (2012)

    DI TIMUR MATAHARI (2012)

    Emak Ingin Naik Haji

    Inkheart





    Juni 2007 Juli 2007 Agustus 2007 September 2007 Oktober 2007 November 2007 Desember 2007 Januari 2008 Februari 2008 Maret 2008 April 2008 Mei 2008 Juni 2008 Juli 2008 Agustus 2008 September 2008 Oktober 2008 Desember 2008 Januari 2009 Februari 2009 Maret 2009 April 2009 Mei 2009 Juni 2009 November 2009 Juni 2012 Juli 2012 September 2012









    BloggerHacks
    Rabu, 11 Juli 2007
    Paris, Je T'aime
    Sutradara: Oliver Assayas, Frederic Auburtin, Gerard Depardieu, Wes Craven, Joel & Ethan Coen, dll.

    Pemain: Natalie Portman, Elijah Wood, Fanny Ardant, Nick Nolte, Steve Buschemi, Maggie Gylenhaal, dll



    Dalam satu film ini ada delapan belas film, lho. Kok bisa? Itulah keistimewaannya. Paris, Je T’aime adalah sebuah film yang berisi sekumpulan film pendek dengan kisah yang berbeda-beda, yang juga digarap oleh sutradara yang berbeda-beda. Kalau buat kalian, para kutu buku, mungkin ini film sama dengan buku kumpulan cerpen.

    Masih ingat dengan film Love, Actually? Yah, kedua film ini ada kemiripannya. Keduanya mengisahkan tentang cinta dalam berbagai bentuknya. Keduanya mengisahkan tentang berbagai macam orang. Perbedaannya, selain seting tempat tentu saja, dalam Love, Actually terdapat benang merah tipis yang menyambungkan tokoh-tokohnya, dalam Paris ini nggak ada. Jadi, murni kedelapan belas kisah itu berjalan sendiri-sendiri, gitu.

    Apa nggak bingung tuh? Nggak dong, soalnya masing-masing ceritanya pendek, durasinya di bawah sepuluh menit semua. Aku jadi ingat dengan reality show On the Lot yang sekarang lagi tayang di StarMovie (oh, sayangnya aku nggak bisa nonton dong, soalnya nggak langganan, tapi sempat nonton juga waktu Indovision ngasih free trial sebulan—eh, curhat). Di situ kan masing-masing sutradara dikasih tugas untuk membuat film pendek dengan tema yang ditentukan. Nah, mungkin di fim ini begini juga. Para sutradaranya dikasih tema “Paris and love”, terus disuruh kerja sendiri-sendiri. Hasilnya adalah serangkaian kisah cinta yang terjadi di kota cinta.

    Aku paling suka narasi di cerita yang ini. Baguuusss ....

    Love. Ada berbagai macam cinta di sini. Cinta terhadap kekasih, cinta terhadap anak, cinta terhadap selingkuhan, cinta yang tumbuh begitu saja di antara orang yang nggak saling mengenal. Cinta. Ada yang wajar, ada yang absurd. Ada yang bersyarat, ada yang tanpa syarat. Ada yang berakhir bahagia, ada yang berakhir penuh kesedihan. In Paris, love is in the air.

    Awalnya aku agak bingung juga nonton film ini, karena aku masih mencari-cari keterkaitan antar cerita. Baru setelah seperempat film aku sadar kalau memang cerita-cerita itu nggak saling berkaitan. Total jenderal, ada delapan belas kisah di sini. Favoritku adalah cerita vampir yang diperankan Elijah Wood (absurd banget, soalnya), trus cerita tentang pasangan yang mengunjungi makam Oscar Wilde (he’s one of my favorite writers), cerita tentang pasangan aktris yang diperankan Natalie Portman dan orang buta (aku suka banget narasinya), dan tentu saja cerita tentang pemain pantomim (aneeeeeehhhh …).

    Kalau cerita yang tentang pantomim ini lucu banget!

    Bahasa pengantar dalam film ini adalah bahasa Prancis, karena memang film Prancis, toh? Hanya ada beberapa aktor Hollywood nyelip di sana-sini, di antaranya adalah Elijah Wood, Natalie Portman, Nick Nolte, Steve Buschemi, dan Maggie Gylenhaal. Kalau yang aktor Prancis aku nggak hafal, karena memang jarang nonton film Prancis sih (habis nggak ngerti bahasanya) Sutradara yang membesut film-film pendek ini pun berasal dari Prancis dan Amerika.

    Kesimpulannya, aku merekomendasikan film ini. Bagus! Btw, karena aku pas nonton lagi capek banget, aku jadi ketiduran di setengah film dan melanjutkan setengahnya pada malam berikutnya. Tapi ternyata nggak ngaruh, soalnya kan isinya juga film-film pendek, hehehe. So, watch it. Carilah makna cinta di sini ;-)


    -Mizz Antie-

    This review is crossposted in my Multiply page.

    Label: ,