blog counter






  • Asongan Kebab : Suze Marie
  • Tukang Jagung Brondong : Ida
  • Juru Sobek Karcis : Yuli Bean
  • Centeng : Sitorus
  • Petugas Kebersihan : Mina





  • Bioskop Ferina
  • Bioskop Panas!
  • Bioskop Reygreena




  • Blogger

    FinalSense

    Amazon

    Yahoo

    Ebay



  • Loket 1 : Antie
  • Loket 2 : Jody
  • Loket 3 : Kobo
  • Loket 4 : Perca
  • Loket 5 : Qyu
  • Loket 6 : Tanzil
  • Calo Tiket





  • RAYYA CAHAYA DI ATAS CAHAYA (2012)

    MAMA CAKE (2012)

    THE AMAZING SPIDER-MAN (2012)Marc Webb  Appetizer ...

    LEWAT DJAM MALAM (1954)

    SANG PENARI

    SNOW WHITE AND THE HUNTSMAN (2012)

    SOEGIJA (2012)

    DI TIMUR MATAHARI (2012)

    Emak Ingin Naik Haji

    Inkheart





    Juni 2007 Juli 2007 Agustus 2007 September 2007 Oktober 2007 November 2007 Desember 2007 Januari 2008 Februari 2008 Maret 2008 April 2008 Mei 2008 Juni 2008 Juli 2008 Agustus 2008 September 2008 Oktober 2008 Desember 2008 Januari 2009 Februari 2009 Maret 2009 April 2009 Mei 2009 Juni 2009 November 2009 Juni 2012 Juli 2012 September 2012







    Minggu, 01 Maret 2009
    Vicky Cristina Barcelona

    Sutradara: Woody Allen
    Skenario: Woody Allen
    Pemain: Scarlett Johansson, Rebecca Hall, Javier Bardem, Penelope Cruz
    Masa putar: 96 menit
    Tahun: 2008


    Woody Allen. Nama ini adalah magnet bagi para penggemar film. Sutradara gaek kelahiran 1935 itu sudah 3 kali menyabet Oscar di sepanjang karier perfilmannya. Dua di antaranya dalam film Annie Hall (1977) yang juga dibintanginya bersama Diane Keaton. Pada usianya yang sudah uzur ini, ia kembali berkiprah di Hollywood, membesut film komedi romantis Vicky Cristina Barcelona yang telah mengantarkan Penelope Cruz memenangi Oscar 2009 untuk kategori Pemeran Pembantu Wanita Terbaik.


    Bagi Penelope Cruz, ini adalah Oscar pertamanya setelah dua tahun lalu gagal (dinominasikan lewat film Volver). Berperan sebagai Maria Elena, seorang pelukis temperamental dengan jiwa yang labil, ia tampil, bukan cuma seksi, tetapi juga dengan akting yang memikat. Dialog-dialog yang diucapkannya dalam bahasa Spanyol, negeri kelahirannya, menambah seksi penampilannya. Empat bintang untuk permainannya.


    Cerita film yang ditulis juga oleh Woody Allen ini ringan-ringan saja, lazimnya sebuah drama komedi romantis ala Hollywood. Kisah cinta segitiga yang berpusat pada seorang seniman bajul, Juan Antonio Gonzalo (Javier Bardem). Oya, bajul itu kata dari bahasa Jawa yang artinya anak buaya. Itu sih sebutanku untuk cowok-cowok playboy yang suka tebar-tebar pesona dan kemudian mematahkan hati banyak perempuan. Yah, buaya darat, gitu loh.


    Nah, si Juan Antonio ini adalah sejenis bajul itu. Tampan, cerdas, pintar merayu. Dia baru saja bercerai dengan istrinya, Maria Elena, karena konon istrinya itu jika sedang kalap sering melakukan tindakan yang membahayakan dirinya. Pada sebuah pameran lukisan di Barcelona, ia berhasil mengajak kencan dua orang gadis Amerika yang tengah berlibur: Vicky (Rebecca Hall) dan Cristina (Scarlett Johansson).


    Berbeda dengan Cristina yang jelas-jelas menunjukkan minatnya pada Antonio, awalnya Vicky yang konservatif dan sudah memiliki tunangan itu menolak mentah-mentah ajakan sang Bajul. Ia hanya mau bercinta dengan lelaki yang menjadi kekasihnya. Baginya, tak ada itu yang namanya cinta semalam. Namun, sebagai bedebah sejati Antonio memiliki banyak cara untuk menaklukkan mangsanya. Semakin sukar justru kian bergairah.


    Kisahnya sih tidak istimewa. Bukan sesuatu yang baru. Cerita disampaikan melalui narasi yang disuarakan oleh Christopher Evan Welch. Rasanya jadi seperti sedang membaca novel dengan plot yang bergulir linear. Pemandangan kota Barcelona yang cantik pada saat musim panas cukup menjadi tamasya yang memanjakan mata. Bangunan-bangunan yang artistik ditingkah suasana alam musim panas yang penuh warna-warni, benar-benar sedap dinikmati. Ilustrasi musik dengan sentuhan irama Flamenco kian menambah kental rasa Spanyol dalam film ini selain aura si jelita Penelope Cruz tentu. Cruz dengan aktingnya yang menawan tak bisa disangkal telah menjadi ruh film ini. Di tengah-tengah dua cewek blonda asal Amrik itu, Cruz dengan segala kespanyolannya jadi unik dan berbeda. Jika kamu penasaran dengan akting mantan kekasih Tom Cruise yang diganjar Oscar ini, silakan nonton. Filmnya cukup menghibur kok.***