blog counter






  • Asongan Kebab : Suze Marie
  • Tukang Jagung Brondong : Ida
  • Juru Sobek Karcis : Yuli Bean
  • Centeng : Sitorus
  • Petugas Kebersihan : Mina





  • Bioskop Ferina
  • Bioskop Panas!
  • Bioskop Reygreena




  • Blogger

    FinalSense

    Amazon

    Yahoo

    Ebay



  • Loket 1 : Antie
  • Loket 2 : Jody
  • Loket 3 : Kobo
  • Loket 4 : Perca
  • Loket 5 : Qyu
  • Loket 6 : Tanzil
  • Calo Tiket





  • Le Grand Voyage

    THE MISSING

    THE BOXER

    Hantu Ambulance

    Extras (1st and 2nd Season)

    MONSTER

    INSOMNIA

    Fur:An Imaginary Portrait of Diane Arbus

    BEHIND THE SUN

    The Shawshank Redemption







    Sabtu, 29 Maret 2008
    Death At A Funeral (2007)

    Film ini sungguh kacau balau. Kocak banget ….

    Ini film Inggris, jadi mungkin banyak wajah yang nggak kita kenal main di sini (aku cuma tahu empat orang aktornya), tapi tetap saja, lucuuu. Ide ceritanya sederhana saja. Tentang rentetan kejadian di luar kendali yang mengacaukan sebuah upacara pemakaman.

    Pada dasarnya, cerita ini melibatkan sesosok mayat dan sebotol halusinogen, dengan sejumlah tokoh orang biasa yang saat disatukan menjadi sebuah kombinasi yang teramat sangat konyol. Mau diceritakan alurnya pun susah, karena ceritanya ya cuma gitu doang. Kekacauan sebuah upacara pemakaman gara-gara ada salah seorang tamu yang salah minum obat (dikira Valium padahal sebenarnya halusinogen), persaingan antar saudara, ditambah dengan sebuah rahasia kelam almarhum yang baru terungkap pas hari kematiannya.


    Komedinya nggak susah buat diikuti, kadang-kadang bahkan slapstick di sana-sini, tapi secara keseluruhan, menurutku skenario film ini oke. Ironis banget, karena dengan seting upacara pemakaman, kok bisa-bisanya ditampilkan komedi ancur begini. Sifat karakter-karakternya khas banget dan ditampilkan dengan keren banget oleh aktor-aktornya. Dan, yang jelas, komedi Inggris memang beda. British people are hilarious. Oh iya, karena yang kutonton ini jelas DVD bajak laut, subtitle-nya ngaco banget. Jadi ya terpaksa dimatikan saja dan menajamkan telinga buat mendengarkan aksen Inggris yang meliuk-liuk itu, hihihi ….

    0 Comments:

    Poskan Komentar

    << Home