blog counter






  • Asongan Kebab : Suze Marie
  • Tukang Jagung Brondong : Ida
  • Juru Sobek Karcis : Yuli Bean
  • Centeng : Sitorus
  • Petugas Kebersihan : Mina





  • Bioskop Ferina
  • Bioskop Panas!
  • Bioskop Reygreena




  • Blogger

    FinalSense

    Amazon

    Yahoo

    Ebay



  • Loket 1 : Antie
  • Loket 2 : Jody
  • Loket 3 : Kobo
  • Loket 4 : Perca
  • Loket 5 : Qyu
  • Loket 6 : Tanzil
  • Calo Tiket





  • Heroes (1st Season)

    Little Women (1994)

    Monsieur Ibrahim

    Iam Not Scared

    Eternal Summer : Persahabatan, Cinta, dan (Seks)

    Blog Film Para Kutu Buku







    Rabu, 20 Juni 2007
    Little Miss Sunshine (2006)

    Little Miss Sunshine (2006)
    Sutradara : Jonathan Dayton, Valerie Faris
    Pemain : Steve Carell, Greg Kinnear, Toni Collette, Alan Arkin, Paul Dano
    Lama tayang :1 jam 41 menit
    Distributor : Fox Searchlight Pictures, 20th Century Fox International









    Keluarga Hoover adalah keluarga kelas menengah dari Albuquerque. Sang ayah, Richard Hoover, sedang gelisah menunggu kepastian dari calon penerbit buku yang ditulisnya. Sebuah buku tentang metode menuju kesuksesan yang diberinya nama The Nine Steps, sembilan langkah.

    Cerita ini dimulai sejak sang ibu, Sheryl, menjemput adiknya, Frank, dari rumah sakit. Frank baru saja berusaha bunuh diri. Setibanya di rumah, Frank bertemu dengan keponakannya Dwayne, yang sedang berpuasa bicara, sebagai kaul dalam usahanya untuk masuk sekolah penerbang. Di rumah itu juga tinggal ayah Richard, seorang tua eksentrik yang kecanduan narkoba. Lalu ada Olive, anak perempuan bungsu keluarga Hoover.

    Olive sedang tergila-gila dengan lomba kecantikan, dia baru saja berhasil meraih tempat kedua dalam kompetisi lokal.

    Saat makan siang, sewaktu Frank pertama kali tiba di rumah Hoover, Olive mendapat berita, kalau pemenang pertama kompetisi kecantikan yang diikutinya itu, ternyata didiskualifikasi, yang berarti dia berhak untuk pergi ke California untuk ikut dalam kontes Little Miss Sunshine.

    Adegan makan siang ini sangat menarik, terutama percakapan antara Olive yang ingin tahu kenapa paman Frank-nya tangannya dibebat. Reaksi kedua orangtuanya yang bertentangan, lalu jawaban-jawaban pamannya yang tak menutupi fakta apa pun, lalu reaksi Olive menerima jawaban itu, tersaji dengan sangat cerdas dan lucu.



    Keikutsertaan Olive dalam kontes di California ternyata akhirnya membuat seluruh penghuni rumah itu harus pergi bersama dengan sebuah van VW kuning tua. Perjalanan mereka dipenuhi berbagai kejadian tak terduga. Dimulai dari rusaknya van tua tersebut, sehingga setiap kali mau berjalan setelah parkir, harus ada acara dorong-mendorong. Lalu sang ayah yang menerima berita mengesalkan karena kegagalan kontraknya dengan penerbit.


    Dan kejadian mengejutkan dengan sang kakek yang jahil bermulut kotor itu juga lucu sekaligus mengharukan. Lalu ada lagi kejadian Dwayne yang ketahuan buta warna, yang membuatnya syok berat. Dan kejadian dengan sang polisi yang menemukan majalah....

    Begitupun, keluarga tersebut berhasil mengantarkan Olive hingga bisa mengikuti kontes Little Miss Sunshine di California tadi, dan silahkan terkejut dengan pertunjukan bakat yang selama ini dilatih oleh sang kakek...




    Film ini sangat menyenangkan, penuh satir yang akan membuat kita tersenyum kadang tak bisa menahan tawa sepanjang cerita. Ceritanya terasa sangat nyata, dan manis, kadang mengharukan.

    Dan kata-kata di bagian akhir film ini juga sangat sederhana, namun menjadi bagian favoritku :


    [following Olive's act, the Hoovers are sitting outside the Suite Redondo security office]
    Officer Martinez: Okay, .......................................
    Frank: I think we can live with that.

    Label: ,

    11 Comments:

    hahaha ini pelm sakit tapi asiik. Seluruh anggota keluarga "sakit jiwa" semua..
    Ngakak waktu si kakek nyuruh beli majalah porno
    "sekalian beli yang buat kamu..itu tuh yang sesama cowok" wakakaka.
    Yang paling geblek tuh..gila-gilanya si kakek ngajarin gerakan striptease ma cucunya...sableeeng hahahaha.
    Most of all...i really like this movie.

    6/21/2007 11:11:00 AM  

    mizz antie pun sangat menyukai film ini ;))

    6/21/2007 02:05:00 PM  

    yah, si yuli kan kemaren dihasut-hasut sama kobo buat nonton......

    gak nyesal kan yul... biasanya hasutan kobo high quality kog, hahahahaha

    6/21/2007 03:34:00 PM  

    aku belom nonton.. dalam proses didownload...

    6/22/2007 01:24:00 AM  

    aku baru aja kelar nonton nih.
    jadi pesan film ini, betapapun sakitnya sebuah keluarga, tapi harus saling mendukung.. :D
    btw, yang paling normal si Sheryl kayaknya hahaha

    6/23/2007 03:11:00 PM  

    sheryl? hm, dia mungkin jadi karakter penengah yah, karena kalo gak, beneran tuh keluarga aneh semua, hihihihihi

    Aku tuh suka banget ama karakter Dwayne, ternyata, walau dia itu sok dingin gitu, tapi sayang banget sama adiknya...

    6/25/2007 10:30:00 AM  

    film ini cerdas betul...
    sebobrok apapun, toh akhirnya kita kembali ke keluarga..
    saya jadi kangen keluarga abis nonton film ini

    7/21/2007 09:23:00 AM  

    waa...aku ketinggalan nonton ya... baru nonton bulan kemarin, nyewa di video ezy

    6/22/2008 09:34:00 PM  

    Film yang sangat luar biasa!!!!..
    Dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima, termasuk 2 piala Oscar!!!!
    Film yang begitu menggambarkan ketulusan kasih sayang sebuah keluarga dan kerapuhan yang dimiliki tiap anggota keluarga...
    Oh, ya Original Soundtracknya juga luar biasa..,, esp. "The Winner Is" by DeVotchka..,,

    7/25/2008 03:14:00 AM  

    aku suka film ini...

    imgar

    11/02/2008 05:16:00 PM  

    nice article, lagi belajar nulis juga semoga bisa kaya sampean hehe http://leonardfresly.blogspot.com/

    8/09/2014 07:54:00 AM  

    Poskan Komentar

    << Home