blog counter






  • Asongan Kebab : Suze Marie
  • Tukang Jagung Brondong : Ida
  • Juru Sobek Karcis : Yuli Bean
  • Centeng : Sitorus
  • Petugas Kebersihan : Mina





  • Bioskop Ferina
  • Bioskop Panas!
  • Bioskop Reygreena




  • Blogger

    FinalSense

    Amazon

    Yahoo

    Ebay



  • Loket 1 : Antie
  • Loket 2 : Jody
  • Loket 3 : Kobo
  • Loket 4 : Perca
  • Loket 5 : Qyu
  • Loket 6 : Tanzil
  • Calo Tiket





  • Eternal Summer : Persahabatan, Cinta, dan (Seks)

    Blog Film Para Kutu Buku







    Senin, 18 Juni 2007
    Iam Not Scared


    Sutradara Gabriele Salvatores
    Skenario Niccolo Ammaniti
    Pemain Giuseppe Cristiano, Mattia Di Pierro dll.
    Tahun 2003
    Masa Putar 108 menit











    Layar dibuka dengan pemandangan kuning emas ladang gandum yang terbentang luas sejauh mata memandang. Apa bila angin bertiup, helai-helai batang gandum itu akan meliuk-liuk, membentuk gerakan bagai gelombang air laut. Langit biru di atasnya dengan awan-awan putih yang melayang mengelompok menambah keindahan gambar yang ditampilkan : siang hari yang cerah pada suatu musim panas di Selatan Italia.

    Lalu sejumlah anak usia menjelang remaja, lelaki dan perempuan, tampak bermain gembira dengan sepeda-sepeda mereka. Hawa terik musim panas menyemburatkan warna ranum di pipi bocah-bocah itu. Di antara anak-anak itu terdapatlah Michele (Giuseppe Cristiano) dan adik perempuannya. Saat sore menjelang, anak-anak desa itu bergegas kembali ke rumah masing-masing. Namun, Michele terpaksa menunda sebentar kepulangannya karena kaca mata adiknya tertinggal di tempat mereka bermain tadi. Saat mencari kaca mata itulah Michele menemukan sebuah sumur /lubang yang di dalamnya tinggal seorang anak lelaki seusia dirinya. Kelak Michele tahu nama anak lelaki itu adalah Filippo (Mattia Di Pierro); ia disandera oleh para penculiknya demi sejumlah besar uang tebusan.


    Kedua anak tersebut kemudian menjalin pertemanan. Michele secara diam-diam sering mengunjungi Filippo di lubangnya, membawakan roti dan kue-kue. Ia baru mengetahui bahwa Filippo adalah anak yang diculik setelah tanpa sengaja mendengar percakapan ayah dan teman-teman ayahnya di rumah mereka pada suatu malam. Michele terkejut bukan main karena ayahnya termasuk salah seorang kawanan penculik yang tengah dicari-cari polisi itu. Bahkan pada suatu kesempatan, kembali ia mendengar para penculik itu berencana untuk menghabisi nyawa Filippo. Maka, dengan melawan rasa takutnya, Michele pun lalu berusaha menyelamatkan sahabatnya itu, kendati nyawanya sendiri terancam.

    Cerita film ini (berdasarkan novel dengan judul yang sama) sebenarnya sederhana saja dengan tema persahatan yang sudah sering diangkat. Plotnya juga tak rumit, sehingga sebagai sebuah film anak-anak sangat mudah diikuti. Unsur heroik (kepahlawanan) pada tokoh Michele yang sederhana, setia kawan, dan rela berkorban, menurut saya, sangat baik sebagai teladan bagi kanak-kanak yang menonton film ini. Suasana tegang tak terlalu berhasil dihadirkan, justru keharuanlah yang akhirnya tercipta di akhir kisah.

    Kelebihan lain film ini adalah penuh dengan gambar-gambar cantik seputar ladang gandum dan pemandangan desa di Italia yang memanjakan mata. Jalur-jalur jalan yang membelah ladang, membentuk pola yang indah dilihat dari atas. Pemandangan ladang gandum itu, mengingatkan saya pada gambar-gambar di kartu pos.

    Film berbahasa Italia ini diproduksi tahun 2003 dengan judul asli Io Non Ho Paura.

    Endah Sulwesi

    Label: ,

    0 Comments:

    Poskan Komentar

    << Home